Keberadaan GELPER Bantu Atasi Pengangguran, Meski Timbulkan Pro-Kontra

Dokumentasi Redaksi

DUMAI, JEJAKDIGITALNEWS.com — Keberadaan gelanggang permainan (GELPER) di Kota Dumai kembali menjadi sorotan publik. Meski menuai pro dan kontra, tak bisa dipungkiri bahwa industri hiburan ini turut memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam mengatasi masalah pengangguran.

Setelah tim wartawan melakukan investigasi mendalam ternyata tidak ditemukan kegiatan yang melanggar hukum, hal ini diperkuat dengan adanya razia gabungan yang dilakukan Polresta Dumai bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai pada bulan lalu.

Sasaran pengecekan langsung mendatangi lokasi GELPER satu persatu  dan dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan terhadap perizinan yang di miliki setiap pelaku usaha yang telah di setujui perizinannya dan masih berlaku efektif, kemudian juga di lakukan pengecekan terhadap tempat dan kondisi arena permainan serta memastikan tidak ada praktik perjudian.

Bahkan sejumlah GELPER yang beroperasi di Dumai dilaporkan telah menyerap tenaga kerja lokal, mulai dari staf operasional hingga bagian keamanan. Hal ini memberi peluang kerja bagi masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.

“Anak saya sudah setahun menganggur. Syukurlah sekarang kerja di salah satu GELPER. Gajinya lumayan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Siti, warga Kelurahan Jaya Mukti, kepada tim wartawan.

Hal ini menimbulkan dilema. Di satu sisi, GELPER dinilai sebagai solusi sosial atas pengangguran, namun di sisi lain, aktivitas negatif di dalamnya memicu penolakan dari kelompok masyarakat tertentu.

“Kalau memang untuk hiburan murni, kami tidak masalah. Tapi kalau sudah disalah gunakan, tentu kami keberatan,” ujar Rudi, tokoh masyarakat Dumai Timur.

Pemerintah Kota Dumai diminta bersikap tegas dan bijak. Regulasi serta pengawasan terhadap operasional GELPER perlu diperkuat agar tidak melenceng dari tujuan utamanya sebagai tempat hiburan.

Sementara itu, pengusaha GELPER menyatakan siap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Mereka berharap masyarakat dapat melihat sisi positif dari keberadaan usaha ini, termasuk kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja.

Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan sosial seperti pengangguran bisa saja ditopang oleh sektor hiburan, asalkan dikelola dengan baik dan tidak menyimpang dari jalur hukum. GELPER bisa menjadi solusi, namun perlu pengawasan agar tak berubah menjadi masalah baru (tim)

Admin

Related posts

Next Post